Kue Tradisional Khas Sunda Yang Wajib Kamu Cobain

travelseru99 - Salah satu daya tarik dari setiap wilayah di Indonesia adalah keragaman makanan tradisionalnya, baik berbentuk kue basah maupun kering. Kebanyakan masyarakat tertarik karena rasanya yang otentik dan mencerminkan tempat yang sedang dikunjungi.



Jawa Barat sendiri merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki beragam kekayaan kudapan yang memiliki ragam bentuk hingga ragam nama yang unik. Aneka kuliner ini mungkin belum pernah dicicipi bahkan belum diketahui oleh sebagian orang.


Berikut 5 kue tradisional khas Sunda yang memiliki ciri khas nama yang unik dalam penyebutannya.


Kue Burayot



Pertama adalah Burayot, kue khas wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat ini memiliki arti nama yang unik. Jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia, kata Burayot artinya menggantung. Disebut demikian karena dalam proses penirisannya harus digantung ke sebuah tusuk bambu kecil.

Kue basah yang dibuat dengan berbahan tepung beras, gula merah dan kacang tanah ini memiliki rasa yang unik. Perpaduan rasa manis legit dari gula merah, gurih lembut dari kacang tanah dan bertekstur empuk karena digoreng singkat, sehingga sangat cocok untuk disajikan bersama teh atau kopi di sore hari. SahabatQQ


Menurut youtube Jejak Cikumi, Kue Burayot berawal dari ketidak sengajaan salah seorang warga Garut di masa lalu yang memiliki stok tepung beras dan gula aren yang cukup banyak. Berbekal kemampuan eksperimen akhirnya terciptalah kudapan bercita rasa manis lembut tersebut.


Camilan Ongol Ongol



Sepintas jika mendengar kue yang satu ini langsung terbayang kue basah khas Pantura Jawa Barat. Kue berbentuk kubus dengan balutan kelapa parut ini wajib dicicipi jika berkunjung ke wilayah Jawa Barat bagian utara seperti Indramayu dan Cirebon.

Dilansir dari lensaindonesia.com, kue bertekstur kenyal, manis sedikit gurih dan berwarna kecoklatan ini merupakan warisan perang dari serbuan tentara Mongol yang pernah menyerang tanah Jawa di tahun 1200 an.

Kue bernama unik ini terbuat dari tepung singkong dan hunkue yang dimasak dan didiamkan hingga mengenyal. Selanjutnya diberi kinca alias gula merah cair dan didiamkan hingga bertekstur sempurna. Sebelum disajikan tak lupa diberi parutan kelapa untuk menambah nikmat kue Ongol-ongol.

SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya

Putri Noong



Kue bernama unik berikutnya adalah Putri Noong. Jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia, putri noong memiliki arti putri yang mengintip, noong artinya mengintip.

Menurut informasi, istilah noong berasal dari isian pisang yang mengintip dari balik balutan kulit tepung singkong kenyal tebal dan taburan kelapa parut.

Kue yang melekat dengan Kota Bandung ini memiliki rasa yang unik, hasil perpaduan dari gurih kelapa parut, manis balutan tepung hingga manis sedikit masam dari isian pisang yang menjadi andalannya.

Biasanya Putri Noong disantap oleh warga Bandung saat berbuka puasa sebagai menu takjil, maupun sebagai teman sarapan dan teman minum teh di sore hari.


Kue Kolontong



Selain terkenal dengan rangginangnya, Kota Tasikmalaya juga menyimpan kue tradisional yang unik, manis dan renyah yaitu Kolontong. Camilan ringan yang manis dan unik ini dibuat bukan digoreng, melainkan di jemur di bawah terik matahari lalu panggang di dalam oven.

Menurut salah satu penjual hal tersebut dimaksudkan agar tekstur dari kolontong kering dan renyah sempurna saat digigit.

Penganan berbentuk lonjong dan bercita rasa manis ini dibuat dari campuran ketan putih, gula putih dan gula merah yang selanjutnya dibentuk dan di oven secara sempurna. Agen Domino99

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama


 

Smartwatchs